Tel: (021) 75791355 Email: sekr-ptseik@bppt.go.id

Kick Off Meeting Kegiatan Inovasi dan Layanan Teknologi Produksi dan Pemanfaatan Batubara, Petrokimia, dan Migas

Sejalan dengan digalakkannya RIPIN (Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional) 2015 – 2035 oleh pemerintah yang tertuang dalam Kementerian Perindustrian dengan PP No. 14 Tahun 2015. Gambar 1. menunjukkan prioritas dan sasaran pembangunan nasional 2017. Industri petrokimia terutama merupakan salah satu industri strategis dan prioritas sehingga dapat mendukung program pemerintah untuk berdaulat pangan dan juga program revitalisasi industri pupuk nasional. Selama ini, penguasaan teknologi petrokimia nasional masih sangat rendah sehingga diharapkan BPPT terlibat dalam intermediasi, TCH (Technology Clearing House), serta pengkajian dan solusi teknologi. Selain itu juga adanya PT. Pertamina berencana merevitalisasi 5 pabrik kilang minyaknya yang berada di Dumai, Cilacap, Balongan, Plaju, dan Balikpapan dengan konsep RDMP (Refining Development Master Plan). Hal tersebut mendorong BPPT khususnya PTSEIK ikut andil mengembangkan inovasi teknologi yang berkaitan dengan industri petrokimia serta pemanfaatan batubara dan migas untuk mendukung rencana tersebut sehingga diharapkan dapat meningkatkan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri).

Gambar 1. Prioritas dan Sasaran Pembangunan Nasional 2017

Program kegiatan inovasi dan layanan teknologi produksi dan pemanfaatan batubara, petrokimia, dan migas ini, yang dikoordinasi oleh Ir. Endro Wahju Tjahjono, terdiri dari 3 WBS (Work Breakdown Structure) yaitu inovasi desain teknologi pemanfaatan batu bara (WBS 1), inovasi  teknologi petrokimia (WBS 2), dan inovasi teknologi migas (WBS 3). Tujuan dan sasaran akhir dari kegiatan ini adalah sebagai berikut:

  1. Inovasi teknologi Pupuk SRF (2018)
  2. Penguasaan teknologi kilang mini minyak bumi (kapasitas 6.000 - 10.000 bpd pada tahun 2019)
  3. Meningkatkan kemandirian industri katalis (tahun 2019)
  4. Inovasi dan pengujian teknologi peningkatan mutu batu bara menggunakan teknik pengeringan flash drying dan Cat-HTR (2019)

Sejauh ini, kemajuan program kegiatan pupuk SRF telah menghasilkan sertifikasi produksi SRF, pendampingan ijin edar, uji coba produksi komersial, dan inkubasi teknologi pada tahun 2017 yang lalu. Saat ini, fokus pada sosialisasi produk, lisensi teknologi, dan aplikasi pada pertanian dan perkebunan. Road map dari kegiatan ini ditunjukkan pada Gambar 2.

Gambar 2. Road map Program Kegiatan Pupuk SRF

Kemajuan kegiatan pemanfaatan batubara pada tahun 2017 telah dilaksanakan instalasi coal flash dryer plant kapasitas 400 kg/jam dan juga telah selesai dilaksanakan commissioning dan uji kinerja alat tersebut. Tahun 2018 ini, akan dilakukan optimasi pilot plant dan desain demo plant coal upgrading terintegrasi. Road map kegiatan pemanfaatan batubara ditunjukkan oleh Gambar 3. Program kegiatan ini telah bermitra dengan PT. Bukit Asam dan akan bekerja sama dengan PT. Semen Indonesia.

Gambar 3. Road map Program Kegiatan Pemanfaatan Batubara

 

Editor: (GWM, Bambang)

 

Statistik Pengunjung

4.png4.png9.png7.png1.png
Today68
Yesterday101
This week68
This month1141
1
Online

Hubungi Kami

Gedung Energi 625 Klaster V
Kawasan PUSPIPTEK Serpong, Tangerang Selatan 15314

Tel: (021) 75791355

Fax: (021) 75791355

Web: ptseik.bppt.go.id