Tel: (021) 75791355 Email: sekr-ptseik@bppt.go.id

International Seminar "Biomass to Energy 2019": “Project Development of a Model System for Fluidized Bed Catalytic Gasification of Biomass Wastes and Following Liquid Fuel Production in Indonesia”

Dalam rangka penutupan kerjasama Indonesia-Jepang yang terangkai dalam SATREPS dengan judul "Project Development of a Model system for Fluidized bed Catalytic Gasification of Biomass Wastes and Following Liquid Fuel Production in Indonesia", PTSEIK sebagai institusi terkait mengadakan seminar internasional "Biomass to Energy" pada 2-3 Mei 2019 yang bertempat di Hotel Grand Zuri dan Puspiptek, Serpong. Seminar ini berlangsung selama 2 hari, hari pertama merupakan seminar dan hari kedua site visit ke workshop dan laboratorium PTSEIK. Acara ini dimeriahkan oleh beberapa tamu undangan dari dalam dan luar negeri seperti Jepang, Malaysia, dan Thailand.

Seminar dibuka dengan keynote speech dari Direktur PTSEIK yang berbicara tentang usaha pemerintah mengurangi konsumsi minyak bumi dari 46% pada 2012 ke 25% pada 2021. Biomassa berbasis kelapa sawit merupakan sumber bahan baku yang menjanjikan untuk kebutuhan energi Indonesia. Namun, perlu pengembangan teknologi baru yang dapat mengakomodir bahan baku kelapa sawit menjadi energi, dan bahan kimia turunan. Salah satu teknologi tersebut yaitu teknologi gasifikasi yang dapat mengubah biomassa menjadi syngas.

Seminar ini terdiri atas 2 sesi. Sesi pertama disi dengan outline program SATREPS oleh Prof. Dr. Reiji Noda. Kemudian, dilanjutkan dengan paparan aktivitas BPPT terkait dengan proyek SATREPS seperti gasifikasi, pupuk, dan sintesis metanol oleh Dr. SD. Sumbogo Murti, M.Eng. (BPPT). Prof. Tjandra Setiadi (ITB) mempresentasikan syngas fermentasi untuk menghasilkan bio-etanol. Prof. Dr. Koyo Norigana (Nagoya University, Jepang) memaparkan tentang modeling kinetika reaksi gasifikasi biomassa. Dan diikuti oleh Dr. Koji Kuramoto (AIST, Jepang) memberikan presentasi mengenai pengembangan gasifikasi biomassa kombinasi dengan kelistrikan. Dan terakhir, Dr. Chatwan Chaichana menjelaskan perkembangan Thailand dalam hal "Biomass to Energy".

Sesi kedua berisi paparan mengenai potensi bisnis dari biomassa yang dibawakan oleh Mr. Eng Hau Tan (Tree Houze, Malaysia). Dr-Ing. M. Abdul Kholiq (BPPT) memaparkan produksi biogas dari proses co-digestion POME dan EFB.

 

Acara seminar diakhiri dengan closing remark dari Deputi TIEM-BPPT Prof. Dr. Eniya L. Dewi, B.Eng, M.Eng. yang menyampaikan bahwa BPPT sebagai lembaga akan merekomendasikan teknologi ini untuk mengatasi krisis energi di Indonesia dengan memanfatkan sebaik-baiknya sumber bahan baku berbasis kelapa sawit. Kristalisasi pemanfaatan biomassa tersebut diperlukan untuk meningkatkan nilai kompetitif dan pertumbuhan ekonomi nasional dalam skala yang lebih besar.

 

Hari kedua acara seminar internasional diisi dengan paparan perkembangan gasifier biomassa dan kemudian kunjungan laboratorium untuk melihat fasilitas uji reaksi sintesis metanol dan cold model fluidized bed gasifier. Dan terakhir kunjungan ke berbagai fasilitas laboratorium dan workshop lainnya di B2TKE dan BTBRD - BPPT.

      

 

Bahan paparan seminar dapat didownload di link ini.

 

Penulis & Editor: GWM

 

 

Statistik Pengunjung

1.png2.png1.png3.png0.png0.png
Today89
Yesterday248
This week89
This month2318
2
Online

Hubungi Kami

Gedung Energi 625 Klaster V
Kawasan PUSPIPTEK Serpong, Tangerang Selatan 15314

Tel: (021) 75791355

Fax: (021) 75791355

Web: ptseik.bppt.go.id