Seminar Ekonomi dan Bisnis : Peluang Biofuel untuk Pemenuhan Kebutuhan Energi Domestik

Direktur PTSEIK menugaskan staf PTSEIK (Dr. Erlan Rosyadi) sebagai narasumber  pada Acara "Seminar Ekonomi dan Bisnis" di Bank Indonesia Kalsel Banjarmasin 5 Juli 2019. Dengan latar belakang pendapatan asli daerah Kalimantan Selatan yang didominasi oleh kegiatan di pertambangan (79%), pemerintah daerah Kalimantan Selatan berkeinginan untuk mengubah ke arah kegiatan lainnya. Dengan berbagai pertimbangan, salah satu sektor yang dipertimbangkan adalah sektor pengolahan minyak kelapa sawit. Hal ini sejalan dengan kebijakan mandatori pemerintah mengenai penggunaan B30 yang akan diterapkan pada awal tahun 2020.

  

Gambar 1. Ramah tamah peserta dengan Bapak Abdul Haris Makkie, Sekda Prov. Kalsel

Dalam seminar tersebut telah disampaikan berbagai hal terkait teknologi biofuel baik generasi 1, generasi 1,5 dan generasi 2. Keunggulan produksi CPO yang terus meningkat dari tahun ke tahun dapat mengatasi persoalan BBM dengan cara mengkonversi CPO menjadi biofuel. Pengembangan inovasi ke depan diarahkan pada peluang pengembangan biofuel generasi 2 dengan mengacu pada potensi sumberdaya biomasa yang berlimpah untuk dapat dikonversi menjadi bahan bakar maupun industri kimia. 

Gambar 2. Kegiatan seminar ekonomi dan bisnis (Sumber : https://banjarmasin.tribunnews.com/2019/07/05/kurangi-konsumsi-batubara-kalsel-bakal-maksimalkan-kelapa-sawit-kembangkan-biofuel

Dari seminar ini diharapkan semua masukan narasumber dan audiens akan ditindaklanjuti melalui usulan Gubernur Bank Indonesia mengenai pemanfaatan biofuel untuk mengatasi defisit neraca transaksi berjalan.

 

Penulis : Dr. Erlan Rosyadi

Editor : BM, GWM